Produk kain sarung tenun ini juga menarik perhatian manca negara, terbukti dengan adanya pengiriman barang ke beberapa negara tetangga. Hal ini tentu saja membuat pelaku bisnis di sektor ini bersemangat untuk terus mengembangkan motif-motif kain sarung samarinda.
Untuk menyaksikan proses pembuatan sarung Samarinda, kunjungi sentra kerajinan sarung Samarinda di Jalan Bung Tomo, Kampung Baka, Samarinda Seberang, yang berjarak 8 km dari pusat kota. Hampir di setiap rumah di kawasan ini, para ibu dan wanita remaja terlihat sibuk menenun sarong atau kain Samarinda. Sarong tersebut dibuat dengan menggunakan peralatan tenun tradisional yang disebut gedokan atau ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).
Untuk sarung katun bermotif kotak sekitar Rp. 175.000,- dan untuk motif - Dayak, ditawarkan seharga Rp. 350.000,- per helai atau per set. Sementara, untuk yang terbuat dari sutra, harganya lebih mahal, bisa mencapai Rp. 1 juta atau lebih, tergantung dari ukurannya.
Informasi baju muslim modern bisa anda dapatkan di sini.



1 komentar:
motif kain tiap daerahtuh beda2 yah,
jadi keliatan asik kalau bisa ngoleksi semua
Poskan Komentar